Tidak semua kemarahan layak diredam. Sebagian justru perlu dibunyikan agar pesan sampai. Dalam dunia yang semakin terbiasa dengan pencitraan halus, momen ketika seorang figur publik menunjukkan emosi mentah sering kali terasa mengganggu—sekaligus jujur. Itulah yang terjadi pada Kang Dedi Mulyadi dalam sebuah peristiwa yang viral di media sosial: wawancara dengan seorang penjual es gabus yang … Continue reading Ketika Kesabaran Habis di Meja Wawancara: Membaca Ledakan Emosi Kang Dedi Mulyadi dalam Kasus Es Gabus yang Mengusik Nurani Publik
Copy and paste this URL into your WordPress site to embed
Copy and paste this code into your site to embed