Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok pemimpin yang memiliki gaya komunikasi unik, sederhana, dan sangat membumi. Ia tidak membangun jarak antara dirinya dengan masyarakat, justru mendekat dan menyatu dengan kehidupan warga sehari-hari. Inilah beberapa ciri khas komunikasinya yang membuat banyak orang merasa nyaman dan dihargai.
1. Menggunakan Bahasa yang Santai dan Mudah Dipahami
Dedi tidak menggunakan bahasa politik yang kaku. Ia lebih suka berbicara dengan gaya sehari-hari, seolah sedang ngobrol dengan tetangganya sendiri. Hal ini membuat masyarakat merasa dekat, tidak tegang, dan mudah menerima pesan yang ia sampaikan.
2. Selalu Mendengarkan Sebelum Berbicara
Saat bertemu warga, ia lebih banyak mendengarkan terlebih dahulu. Dari cerita warga itulah ia memahami masalah sebenarnya. Sikap ini membuat orang merasa didengar dan diperlakukan sebagai manusia, bukan sekadar angka statistik.
3. Unggul dalam Cerita dan Analogi
Dedi sering menggunakan cerita rakyat Sunda, kisah bijak, atau pengalaman hidup untuk menyampaikan pelajaran moral. Model komunikasi seperti ini membuat pesan menjadi lebih hidup dan mudah dipahami semua kalangan.
4. Tidak Menggurui, Tetapi Mengajak
Meski ia seorang tokoh publik, ia tidak pernah berbicara dari posisi yang lebih tinggi. Gaya komunikasinya lebih seperti mengajak, bukan memaksa. Ia menghindari nada menggurui dan lebih memilih memberikan pemahaman secara pelan-pelan.
5. Ekspresif dan Penuh Empati
Raut wajahnya, cara menatap, hingga intonasi suaranya sangat menunjukkan ketulusan. Ia bisa serius ketika membahas hal penting, tetapi bisa juga bercanda saat suasana sedang tegang. Kombinasi ini membuat warga merasa aman dan dihargai.

